Fear of Missing Out (FOMO) sebagai Determinan Perilaku Pembelian Makanan pada Era Media Sosial: Studi Konseptual pada Konsumen di Kabupaten Probolinggo
Keywords:
Fear of Missing, Perilaku konsumen, Media sosial, Kuliner, ; Kabupaten ProbolinggoAbstract
Perkembangan media sosial telah mengubah pola konsumsi masyarakat, khususnya dalam sektor kuliner. Keputusan pembelian tidak lagi semata-mata didasarkan pada kebutuhan, melainkan dipengaruhi oleh paparan konten digital yang viral. Salah satu fenomena psikologis yang semakin banyak dikaji adalah Fear of Missing Out (FOMO), yaitu kecemasan individu ketika merasa tertinggal dari pengalaman yang sedang dinikmati orang lain. Artikel ini bertujuan mengkaji bagaimana FOMO memengaruhi perilaku pembelian makanan masyarakat di Kabupaten Probolinggo dalam konteks perkembangan media sosial. Kajian dilakukan melalui pendekatan studi literatur yang dipadukan dengan analisis fenomena sosial yang berkembang di masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa FOMO mendorong konsumen melakukan pembelian secara impulsif melalui tiga mekanisme utama, yaitu pengaruh electronic word of mouth (e-WOM), konten makanan viral, dan strategi pemasaran berbasis kelangkaan (scarcity marketing). Fenomena tersebut memberikan peluang besar bagi pelaku UMKM kuliner untuk meningkatkan daya saing melalui pemasaran digital yang kreatif. Namun demikian, FOMO juga berpotensi meningkatkan perilaku konsumtif apabila tidak diimbangi dengan literasi digital dan pengendalian diri konsumen.
References
[1] Tsara, F. T. (2026). Pengaruh Viral Marketing Dan Endorsement Terhadap Minat Beli Yang Berdampak Pada Keputusan Pembelian Bittersweet By Najla Melalui Platform Tiktok (Studi Kasus pada Masyarakat Kecamatan Binawidya Kota Pekanbaru) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau).
[2] Rohmah, N. N. (2025). Pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) dan Social Media Influencer terhadap Impulsive Buying Generasi Z dengan Qana’ah sebagai Variabel Moderating (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).
[3] Suhartini, S., & Dwi Maharani, A. (2023). Pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) terhadap Perilaku Konsumtif Konsumen. Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis, 8(2), 112–120.
[4] TRIYAJATI, I. (2025). PEMANFAATAN ELECTRONIC WORD OF MOUTH (E-WOM) SEBAGAI REKOMENDASI KULINER PADA AKUN INSTAGRAM@ BJN. FOODIES (Doctoral dissertation, IKIP PGRI BOJONEGORO).
[5] Hisbullah, R., Nugroho, F., & Sari, M. (2023). Viral marketing dan FOMO terhadap keputusan pembelian produk kuliner. Jurnal Pemasaran Nusantara, 9(1), 55–70.
[6] THOLIB, N. A. PENGARUH BUY NOW PAY LATER, FEAR OF MISSING OUT (FOMO) DAN GAYA HIDUP TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF PENGGUNA SHOPEE PAYLATER (STUDI PADA MAHASISWA UIN PROF. KH.
[7] Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
[8] Subagiya, B. (2023). Penelitian kepustakaan (library research) dalam penelitian PAI. Jurnal Pendidikan Islam, 12, 43.
[9] Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
[10] Przybylski, A. K., Murayama, K., DeHaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841–1848.
[11] Abduh, M. S. (2024). Model Wisata Kuliner Lokal Untuk Menarik Minat Membeli Kembali Bagi Wisatawan Generasi-Z Melalui Locavorism Di Daerah Khusus Jakarta (Doctoral dissertation, Trisakti Institute of Tourism).
[12] Cheung, C. M., & Thadani, D. R. (2012). The impact of electronic word-of-mouth: A literature review and integrative model. Decision Support Systems, 54(1), 461–470.
[13] Alalwan, A. A. (2018). Investigating the impact of social media advertising features on customer purchase intention. International Journal of Information Management, 42, 65–77.
[14] Sari, E. A. P., & Kurniawan, D. J. (2025). Pengaruh Flash Sale dan Countdown Timer terhadap Timbulnya FOMO pada Konsumen Online. Jurnal Prima Manajemen, 1(2), 88-96.
[15] Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.